UNSA MENANGKAN HIBAH GNRM DARI KEMENKO PMK RI

UNSANEWS, Sumbawa Besar – Universitas Samawa menangkan Program Gerakan Nasional Revolus Mental 2023 untuk ketiga kalinya. Lewat surat bernomor 008/FRI/UNAIR/2023, tertanggal 26 Mei 2023. Program GNRM ini merupakan kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) Tahun 2023, dan UNSA sebagai salah satu PTS yang memenangkan hibah tersebut dari 24 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia.

Revolusi Mental merupakan gerakan untuk mengubah cara pandang, cara pikir, sikap, perilaku, dan cara kerja bangsa Indonesia, yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, gotong royong, berlandaskan Pancasila sehingga bangsa Indonesia menjadi negara yang maju, modern, Makmur, sejahtera, dan bermartabat. Oleh karenanya tujuan GNRM di perguruan tinggi pada tahun 2023  diarahkan pada:

  1. Membentuk budaya masyarakat digital yang santun dan beradab
  2. Membentuk budaya masyarakat digital yang peduli
  3. Tumbuh dan berkembanganya Gerakan Indonesia Bersatu

Tahun ini, Universitas Samawa mengangkat judul Membangun Literasi Digital Ethiec Upaya Mewujudkan Budaya Masyarakat Digital yang Santun dan Beradab. Hal ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi menyebabkan terbentuknya era digital yang membawa perubahan. Pada era ini, teknologi digital sudah menjadi bagian dalam melaksanakan rutinitas sehari-hari, dari cara berkomunikasi, interaksi melalui jejaring sosial, transaksi pembayaran hingga belanja kebutuhan sehari-hari.Begitu pula yang terjadi dalam kehidupan masyarkat kampus. Proses belajar  mengajar ataupun bisnis proses perguruan tinggi tak akan terlepas dari penggunaan teknologi digital. Namun ada hal yang membedakan antara masyarakat kampus dengan masyarakat diluar kampus dalam hal pemanfaatan teknologi digital. Pemanfaatan teknologi digital dalam masyarakat kampus disamping untuk meningkatkan efektifitas, effisiensi dan kinerja mereka, tetapi juga dituntut untuk mampu mengembangkannya menjadi lebih baik.

Melihat tuntutan dan perkembangan dunia digital yang demikian maka atmosfir akademik dan bisnis proses yang dibangun di lingkungan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan literasi digital yang baik. Literasi digital adalah kemampuan untuk mengakses, memahami, membuat, mengomunikasikan, dan mengevaluasi informasi melalui teknologi digital yang bisa diterapkan dalam kehidupan ekonomi dan sosial. Guna mendukung terwujudnya literasi digital tersebut, maka sudah sewajarnya perguruan tinggi dalam peta jalan pendidikannya membangun empat kerangka  literasi digital yaitu berupa program Digital Skills, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture. Melalui empat kerangka ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam membangun: Digital Society, Digital Economy, dan Digital Government. Dalam kontek GNRM ini maka perguruan tinggi dituntut memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan literasi digital ethics sehingga memberikan dampak terhadap digital society yang sehat.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *