
Rektor UNSA Jalin Kerja Sama Internasional dengan INMAE Maroko Bidang Akademik Melalui Penandatanganan MoU

UNSANEWS, Sumbawa Besar – Universitas Samawa (UNSA) melangkah lebih maju dalam kancah internasional melalui kerja sama baru yang signifikan. Pada Jumat, 30 Mei 2025, Penandatangan nota kesepahaman atau MoU antara Rektor UNSA Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd., dengan Ketua Pusat Penelitian dan Studi Masa Depan INMAE Maroko Prof. Dr. Maryam Ait Ahmed, dilaksanakan di Ruang Rektor UNSA. Penandatangan disaksikan oleh Ketua Dewan Penyantun UNSA Prof. Din Syamsudin, serta civitas akademik UNSA. UNSA menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan INMAE Center for Research and Future Studies of Morocco, menandai dimulainya babak baru kolaborasi akademik antara Indonesia dan Maroko.
INMAE Center for Research and Future Studies adalah sebuah lembaga penelitian dan kajian masa depan yang berbasis di Maroko. Lembaga ini dipimpin oleh Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed, yang menjabat sebagai Chair Person. INMAE berfokus pada penelitian interdisipliner yang mencakup isu-isu sosial, budaya, dan pembangunan, dengan perhatian khusus pada pemberdayaan perempuan Muslim dan peran mereka dalam pembangunan masa depan.

Perjanjian ini, yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Syafruddin Iskandar, M.Pd. (UNSA) dan Prof. Dr. Mariam Ait Ahmed (INMAE), akan memfokuskan kerja sama pada tiga pilar utama: pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik. Kolaborasi ini diharapkan akan memperkuat kualitas tridharma perguruan tinggi di UNSA dan membuka jalan bagi sivitas akademika untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek riset dan pengembangan internasional yang prestisius.
Prof. Iskandar menekankan pentingnya MoU ini sebagai langkah strategis UNSA dalam meningkatkan standar pendidikan tinggi di tingkat global. Ia optimistis kerja sama ini akan melahirkan program-program kolaboratif yang saling menguntungkan bagi kedua institusi.

Prof. Ait Ahmed turut menyampaikan apresiasinya, menyebut kerja sama ini sebagai contoh nyata sinergi yang kuat antara Indonesia dan Maroko dalam bidang pendidikan riset, dan pertukaran Mahasiswa. Ia yakin kemitraan ini akan menjadi fondasi yang kokoh untuk pengembangan pengetahuan dan pemahaman lintas budaya serta bidang akademik. Prof. Ait Ahmed juga berharap nantinya dari pihak UNSA dapat melakukan kunjungan balik ke Maroko, agar dapat lebih meningkatkan kerja sama.
Penandatanganan MoU berlangsung dengan khidmat, disaksikan oleh para pimpinan UNSA, dosen, dan perwakilan INMAE. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan dan produktif. Dengan kerja sama ini, UNSA semakin siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, berkomitmen untuk menjadi perguruan tinggi yang inovatif dan terdepan dalam kolaborasi internasional.HUMAS UNSA.