Penguatan Jejaring Pendidikan Antikorupsi 13 Perguruan Tinggi Hadiri Forum Komunitas PAK Sumbawa di UNSA
Sumbawa Besar, 24 Juni 2025 — Universitas Samawa (UNSA) menjadi tuan rumah dalam agenda pemberdayaan jejaring pendidikan bertajuk “Penguatan Forum Komunitas Pendidikan Antikorupsi Sumbawa” yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) bekerja sama dengan Universitas Samawa.
Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Hukum UNSA ini dihadiri oleh 13 perguruan tinggi dari wilayah NTB, di antaranya:
- Universitas Samawa
- Universitas Cordova
- Universitas Mbojo
- Universitas Muhammadiyah Bima
- Universitas Teknologi Sumbawa
- STKIP Pendidikan Paracendekia NW Sumbawa
- STKIP Yapis Dompu
- Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi
- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Griya Husada Sumbawa
- Akademi Kebidanan Surya Mandiri
- Akademi Olat Maras
- Sekolah Tinggi Agama Islam Sumbawa
- Universitas Cordova.

Forum dibuka secara resmi oleh Dr. Lahmuddin Zuhri, S.H., M.H., selaku Dekan Fakultas Hukum UNSA, yang juga memberikan pengantar mengenai pentingnya penguatan Forum Komunitas Pendidikan Antikorupsi (PAK) sebagai wadah sinergi dan kolaborasi antar perguruan tinggi dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan antikorupsi di lingkungan pendidikan tinggi.
Acara ini menampilkan sesi berbagi kebijakan dan praktik baik dalam bidang pendidikan antikorupsi melalui tiga narasumber utama:
- Dr. Ir. Wawan Wardiana, M.T.
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI
Materi: “Sharing Session Kebijakan dan Program Kerja Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat” - Satria Unggul Wicaksana, S.H., M.H.
Dekan Fakultas Hukum dan Direktur Pusat Studi Antikorupsi Universitas Muhammadiyah Surabaya
Materi: “Pengembangan Pusat Kajian Antikorupsi dan Pelibatan Mahasiswa” - Judhi Kristantini
Konsultan Profesional dan Pegiat Antikorupsi, Eks Senior Manager AIPJ Materi: “Partisipasi Inklusif dalam Pemberantasan Korupsi”
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran aktif civitas akademika dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pendidikan karakter, riset, serta pengembangan pusat kajian antikorupsi di masing-masing perguruan tinggi.
Melalui forum ini pula, jejaring antar kampus di NTB berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang bebas korupsi dan berintegritas tinggi.

