“Sukses Digelar! LPPM UNSA Bedah Teknik Penulisan Buku dan Artikel Ilmiah Berbantuan AI”

Sumbawa Besar, 6 Agustus 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa (UNSA) sukses menyelenggarakan pelatihan inovatif bertajuk “Menulis Buku dan Artikel Ilmiah Lebih Maksimal dengan Artificial Intelligence” pada Rabu (6/8/2025). Kegiatan yang digelar di Fakultas Kesehatan UNSA ini dihadiri secara terbatas oleh akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi AI untuk menyempurnakan karya akademik.

Materi Unggulan: Revolusi Penulisan Akademik Berbasis AI

Narasumber Romi Aprianto, S.Si., M.Sc. (Dosen Pendidikan Fisika UNSA), memaparkan strategi komprehensif dalam memanfaatkan AI, meliputi:

  1. Penyusunan Kerangka Otomatis: Teknik merancang outline buku/artikel berbasis topik menggunakan AI.
  2. Pengembangan Konten Per Bab: Optimalisasi AI untuk memperkaya analisis, argumentasi, dan kedalaman materi.
  3. Integrasi Sumber Ilmiah: Cara menyisipkan kutipan dan referensi terpercaya secara efisien.
  4. Penyuntingan Bahasa & Gaya Akademik: Penggunaan AI untuk memoles tata bahasa, konsistensi format, dan plagiarisme check.
  5. Generasi Daftar Pustaka Otomatis: Tools AI yang menyederhanakan manajemen referensi.

 

Generative AI dan Teknik Prompting: Kunci Efektivitas

Kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan platform AI (seperti ChatGPT, Gemini, atau Copilot), tetapi juga membongkar teknik prompting khusus untuk penulisan ilmiah. Peserta diajak berlatih merancang prompt yang presisi guna menghasilkan:

– Artikel ilmiah berdampak tinggi (high-impact journal).

– Buku ajar/referensi yang terstruktur dan relevan dengan kurikulum.

Romi menekankan, “Prompt yang terarah dan spesifik adalah kunci agar AI tidak sekadar menghasilkan teks, tetapi konten akademik yang kredibel dan orisinal.”

Dampak bagi Dunia Akademik

M. Anugerah Puji Sakti, S.H., M.H., C.Me. (Sekretaris LPPM UNSA), menyatakan pelatihan ini merupakan respons atas kebutuhan transformasi digital di lingkungan pendidikan. “AI bukan pengganti peran dosen/peneliti, tetapi mitra untuk meningkatkan produktivitas, akurasi, dan inovasi karya ilmiah,” tegasnya.

Antusiasme Peserta dan Komitmen Berkelanjutan

Peserta menyambut positif materi yang aplikatif, terutama teknik penyusunan buku ajar berbantuan AI dan strategi prompt engineering. LPPM UNSA berencana melanjutkan pelatihan serupa dengan cakupan lebih luas, mengingat tingginya minat dan urgensi pemanfaatan AI dalam literasi akademik.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *