
FISIPOL UNSA Gelar Seminar Kebijakan Publik Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Jarot_Ansori

UNSANEWS, Sumbawa Besar — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Samawa (FISIPOL UNSA) menyelenggarakan Seminar Kebijakan Publik dalam rangka Dies Natalis Universitas Samawa (UNSA) ke-27, dengan tema “Refleksi Jelang Satu Tahun Pemerintahan Jarot–Ansori: Tantangan dan Arah Pembangunan Sumbawa”, pada Jumat, 20 Desember 2025, bertempat di Auditorium UNSA.

Kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab moral dan intelektual FISIPOL UNSA sebagai institusi akademik dalam mengawal, mengkritisi, dan memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan publik daerah, khususnya dalam menilai perjalanan satu tahun pemerintahan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P dan Wakil Bupati Drs. H. Mohammad Ansori.
Seminar menghadirkan langsung Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P sebagai keynote speaker. Diskusi semakin kaya dengan kehadiran sejumlah narasumber kompeten di tingkat Kabupaten Sumbawa, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP, M.M.Inov, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Dr. Dedy Heriwibowo, M.Si, Direktur Eksekutif Matadata Institute Nurdin Ranggabarani, SH, MH, serta Akademisi Ekonomi Politik FISIPOL UNSA Muhammad Yamin, SE, M.Si. Seminar dipandu oleh moderator Dr. Ardiyansyah, M.Si.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Samawa Dr. (Cand) Muhammad Wildan, M.Pd, yang hadir mewakili Rektor UNSA Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd yang sedang menjalankan tugas di luar daerah. Dalam sambutannya, Wakil Rektor III menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan arah pembangunan berbasis kajian akademik.

Dari hasil diskusi, seminar ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, baik internal maupun eksternal. Rekomendasi internal di antaranya mendorong percepatan pembentukan tim pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Samawa yang diharapkan dapat memperoleh dukungan pendanaan melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

Selain itu, seminar juga merumuskan berbagai rekomendasi eksternal terkait penguatan kebijakan pembangunan daerah, tata kelola pemerintahan, serta sinkronisasi program pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat Sumbawa. Seluruh rekomendasi tersebut akan disusun secara tertulis dan direncanakan untuk diserahkan kepada Bupati Sumbawa dalam waktu dekat sebagai bahan pertimbangan kebijakan ke depan.
Melalui seminar ini, FISIPOL UNSA menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai ruang dialektika ilmiah sekaligus mitra kritis pemerintah daerah demi terwujudnya pembangunan Sumbawa yang berkelanjutan dan berkeadilan.