
UNSA Gelar Workshop Pengusulan JAD 2026, Dorong Percepatan Karier Akademik Dosen
Sumbawa Besar – Universitas Samawa (UNSA) menggelar Workshop Pengusulan Jabatan Akademik Dosen (JAD) Tahun 2026 dengan tema “Strategi Pemenuhan Persyaratan dan Optimalisasi Pengusulan JAD Berdasarkan Regulasi Terbaru”. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNSA ini diikuti oleh 92 dosen dari berbagai jenjang jabatan akademik.
Peserta workshop terdiri atas 67 dosen yang mempersiapkan pengusulan menuju jenjang Lektor Kepala, 15 dosen menuju Lektor, serta 10 dosen menuju Asisten Ahli. Kegiatan menghadirkan narasumber Prof. H. Iwan Jazadi untuk memberikan pendampingan terkait strategi pemenuhan persyaratan dan optimalisasi pengusulan jabatan akademik dosen.
Mewakili Rektor UNSA, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Ir. Sudirman, S.Pt., M.Si., IPM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenaikan Jabatan Akademik Dosen bukan hanya pencapaian individu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam penguatan mutu dan daya saing institusi.
Menurutnya, semakin banyak dosen yang mencapai jenjang akademik lebih tinggi seperti Lektor Kepala dan Guru Besar, maka semakin kuat pula posisi UNSA dalam meningkatkan kualitas akademik, mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), memperkuat akreditasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap universitas.
Selain berdampak bagi kelembagaan, peningkatan jabatan akademik juga memberikan manfaat bagi pengembangan karier dosen, peningkatan profesionalisme, peluang keterlibatan dalam penelitian, publikasi ilmiah, kerja sama akademik, hingga peningkatan kesejahteraan melalui berbagai kesempatan profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. Iwan Jazadi memberikan penguatan mengenai regulasi terbaru pengusulan JAD, optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER), serta strategi penyusunan dokumen dan bukti kinerja tridharma perguruan tinggi sebagai bagian penting dalam proses pengajuan jabatan akademik.
Melalui workshop ini, UNSA berharap para dosen semakin siap dalam memenuhi persyaratan pengusulan JAD serta mampu meningkatkan produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi akademik bagi perkembangan universitas.
“Kenaikan jabatan akademik dosen harus menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, publikasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik dalam sambutannya.