FEM UNSA Bekerja sama dengan OJLK, Melaksanakan Kegiatan Seminar Sehari

Menyambut Dies Natalis UNSA ke 25, Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNSA Bekerja Sama Dengan OJK, Menyelenggarkan Kegiatan Seminar Sehari

UNSANEWS, Sumbawa Besar – Dalam rangka menyambut Dies Natalis Universitas Samawa (UNSA) ke 25, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) UNSA, bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PemProv NTB, Polda NTB, dan BPSK Sumbawa, menyelenggarakan Kegiatan Seminar Sehari dengan Tema ” LITERASI KEUANGAN DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN”, acara kegiatan seminar itu dilaksanakan di Ruang Auditorium UNSA.

Kegiatan Seminar dibuka langsung oleh Wakil Rektor III bagian Kemasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Bapak Dr. Syafruddin, SE.,MM. yang mewakili Rektor UNSA karena Rektor UNSA menghadiri kegiatan di luar daerah. Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan seminar Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen, Wakil Rektor III memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang bekerja sama dengan OJK, serta SATGAS PASTI.

Kegiatan Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen ini sangat penting untuk dibahas, karena sekarang ini sudah banyak terjadi penipuan investasi, tidak tanggung-tanggung, sudah banyak masyarakat khususnya di kabupaten Sumbawa yang menjadi korban penipuan Investasi Bodong, hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang aturan dan ciri-ciri investasi bodong. Dengan adanya pencerahan dan wawasan yang diberikan oleh OJK, Polda NTBĀ  dan Pihak-pihak yang terkait, diharapkan mampu memberikan gambaran dan ilmu kepada Mahasiswa dan Masyarakat luas pada umumnya terkait bagaimana cara membedakan Investasi yang Legal dan Investasi Ilegal. “ucap Warek III UNSA”.

Selain itu Kepala OJK NTB, Bapak Rico Rinaldy, juga memberikan sambutan, Kepala OJK NTB memberikan tips-tips serta pembahasan tentang bagaimana cara mengetahui Suatu Investasi itu, investasi bodong atau tidak, serat Kepala OJK NTB juga mebahas tentang Pinjaman Online (PINJOL) yang saat ini kerap meresahkan masyarakat dan tidak sedikit mengakibatkan para korban PINJOL melakukan bunuh diri karena telah dipermalukan oleh pihak PINJOL. Kepala OJK NTB berharap Mahasiswa bisa menjadi agen yang dapat membantu masyarakat dalam menangkal maraknya Investasi Ilegal dan PINJOL yang dapat merugikan keuangan masyarakat.

Senada dengan Kelapa OJK NTB, Kasubdit Reskrimus Polda NTB, AKBP Komang Satria, juga memberikan masukan dan arahan kepada Mahasiswa untuk dapat menginformasikan kepada pihak Kepolisian jika menemukan dan mengalami Kasus seperti Investasi Ilegal dan PINJOL ilegal. Kasubdit Reskrimus Polda NTB, AKBP Komang Satria, mengemukakan bahwa sekarang ini pihak Kepolisian khususnya Polda NTB, sekarang ini sedang memperoses kasus Investasi Ilegal yang kemarin sempat Booming dan banyak merugikan Masyarakat yaitu Investasi dengan Aplikasi Future E-Commerce (FEC).

Didalam sela-sela Kegiatan Seminar Literasi Keuangan dan Perlindungan Konsumen, diadakan juga sesi diskusi dan tanya jawab antara Mahasiswa dan Pemateri Kegiatan Seminar, serta sesi foto bersama pada akhir kegaiatan seminar.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *