
Dosen Universitas samawa Memenangkan Hibah Kompetitif Nasional, Program Penelitian Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025, Skema PFR. Dengan Judul Integrasi Local Citizen Science dan Kajian Ekologis dalam Penentuan Kondisi Stok dan Dampak Sosial-Ekologis Perikanan Teripang di Teluk Saleh

UNSANEWS, Sumbawa Besar –
Tim yang diketuai oleh Dr.Neri Kautsari, S.Pi, dengan anggota Dwi Mardhia, M.Sc dan Suprianto, ME meneliti terkait penurunan populasi teripang termasuk permasalahan urgen pada tingkat global maupun nasional karena sebagian teripang telah masuk dalam catatan IUCN sebagai speises terancam punah. Teluk Saleh merupakan salah satu perairan yang terindikasi mengalami penurunan populasi teripang.
Kondisi ini ditunjukkan dengan semakin jauhnya wilayah tangkap, menurunnnya hasil dan ukuran tangkapan. Pengelolaan teripang telah menjadi prioritas konservasi, namun kurangnya data terkait kondisi stok, ekologis teripang dan dampak sosial-ekologi teripang serta minimnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengumpulan data (citizen science) menjadikan pengelolaan teripang belum dapat dilakukan secara optimal.
Tujuan penelitian ini ialah menentukan kondisi stok, kondisi ekologis teripang serta dampak sosial ekologis teripang melalui pendekatan local Citizen science. Keterbaruan dari penelitian ini ialah pendekatan lokal citizen science. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan teripang sehingga kedepannya dapat diimplementasikan pada masyarakat. Penelitian ini akan dilakukan di pesisir Teluk saleh meliputi dua Kabupaten yaitu Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima. Data yang akan dikumpulkan pada penelitian ini ialah kondisi stok (hasil tangkapan time series, kepadatan dan ukuran teripang, jumlah spesies appendix yang tertangkap) serta dampak sosial-ekologis.
Jumlah masyarakat lokal yang akan terlibat dalam penelitian ini ialah ± 200 orang. Data kondisi stoak akan diamati secara langsung di lapangan. Data sosial-ekologis akan dikumpulkan menggunakan metode wawancara dan FGD dengan stakeholder.