UNIVERSITAS SAMAWA LEPAS 307 MAHASISWA KKL ANGKATAN XXVII, PEMKAB SUMBAWA SIAP MENYAMBUT DI 27 DESA

Sumbawa Besar, 17 Juli 2025 – Universitas Samawa (UNSA) resmi melepas 307 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Angkatan XXVII Tahun 2025 dalam sebuah acara yang berlangsung di Auditorium Universitas Samawa. Para mahasiswa ini akan melaksanakan pengabdian selama dua bulan penuh di 27 desa yang tersebar di Kabupaten Sumbawa.
Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Samawa, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd, para Wakil rektor, Dekan dan dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetyo, M.AP, mewakili Bupati Sumbawa. Hadir pula beberapa Camat dan Kepala Desa dari lokasi-lokasi tempat mahasiswa akan melaksanakan KKL.
Rektor: “Inilah Saatnya Mahasiswa Mengabdi, Menerapkan Ilmu, dan Belajar dari Masyarakat”
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Syaifuddin Iskandar, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan KKL adalah momentum penting bagi mahasiswa untuk membawa ilmu yang diperoleh di ruang kuliah ke dalam kehidupan nyata masyarakat. Ia berharap mahasiswa tidak hanya mengajar dan bekerja di desa, tetapi juga belajar dari kehidupan sosial, budaya, dan tantangan masyarakat setempat.
“KKL bukan hanya tentang melaksanakan program kerja, tapi tentang membangun kepedulian, menjalin relasi sosial, dan menjadi bagian dari masyarakat. Inilah saatnya mahasiswa UNSA menunjukkan kontribusi nyata bagi pembangunan desa,” ujarnya di hadapan peserta.
Sekda Sumbawa: “Selamat Datang, Kalian Adalah Kawan Masyarakat”
Mewakili Bupati Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, M.AP menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi program KKL ini dan menerima kehadiran mahasiswa UNSA dengan tangan terbuka. Menurutnya, kehadiran 307 mahasiswa di 27 desa menjadi salah satu bentuk kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah.
“Kami menerima kehadiran adik-adik mahasiswa sebagai mitra pembangunan. Selamat datang, kalian bukan hanya tamu, tapi kawan masyarakat yang akan bersama-sama membangun desa,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar para mahasiswa menjaga etika, budaya lokal, dan mampu membaur serta menjadi contoh positif di tengah masyarakat.
Sebanyak 307 mahasiswa akan melaksanakan KKL selama dua bulan, dengan bimbingan dosen pembimbing lapangan. Setiap kelompok mahasiswa akan menjalankan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa masing-masing, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan masyarakat.
Program KKL ini menjadi jembatan nyata antara dunia akademik dan masyarakat, sekaligus menjadi laboratorium sosial tempat mahasiswa belajar langsung dari kehidupan.

Desa Menjadi Rumah Kedua, Masyarakat Jadi Guru Kehidupan
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, Universitas Samawa terus memperkuat peran strategisnya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga peduli terhadap pembangunan daerah.
Melalui KKL ini, mahasiswa diharapkan mampu membawa manfaat, ide, dan energi positif bagi desa, serta pulang dengan pengalaman dan pelajaran hidup yang tak ternilai.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *