KKL UNSA Simulasi Mitigasi Bencana di SDN Baru Sumbawa

UNSANEWS, Sumbawa Besar – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat sejak dini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Baru di Desa Baru Tahan menyelenggarakan kegiatan Simulasi Mitigasi Bencana pada (Rabu, 27 Agustus 2025)pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan murid SDN Baru serta mendapat dukungan dari mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Samawa kelompok 19 angkatan XXVII.

Acara ini menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Besar Dr Rusdinto, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta Dr Lahmuddin Zuhri Dekan Fakultas Hukum UNSA, sekaligus Koordiantor Pulau Sumbawa FPTRB NTB, Kehadiran para narasumber ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang pentingnya pengetahuan mitigasi bencana, khususnya terkait ancaman gempa bumi dan banjir yang berpotensi terjadi di wilayah tersebut.

Dalam penyampaian materinya, BPBD menekankan pentingnya memahami jalur evakuasi dan langkah penyelamatan diri saat bencana terjadi. Sementara itu, MDMC memberikan edukasi terkait kesiapan mental dan solidaritas sosial dalam menghadapi situasi darurat. Adapun Dekan Hukum Universitas Samawa menyampaikan pandangan dari sisi regulasi dan perlindungan hukum terhadap masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan ini semakin semarak dengan keterlibatan mahasiswa KKL UNSA yang membantu pelaksanaan simulasi, mendampingi guru, serta membimbing para siswa dalam latihan evakuasi. Mereka berperan aktif dalam memberikan contoh sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dan guru SDN Baru mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar. Selain itu, kerja sama lintas lembaga ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan sekolah dalam mewujudkan generasi yang tangguh terhadap bencana.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *